Tuesday, October 20, 2009

Sabtu, 17 Oktober 2009

Assalaamualakum WR.WB.

Anak-anakku siswa-siswi SMK Bakti Nusantara 666 yang Bapak banggakan.. Untuk pertemuan yang kedua ini karena kita sedang dalam suasana duka atas meninggalnya sahabat kita Asep Nugraha kelas XII-3, dan Bapak sedang baik hati, Bapak tidak akan memberikan tugas (Bapak yakin kalian tepuk tangan dalam hati... he...he...he...). Akan tetapi bagi yang belum mengumpulkan tugas remidial dan tugas minggu lalu, tetap harus dikumpulkan hari Sabtu, 24 Oktober 2009 sebelum jam 12.00. Jika Bapak belum sampai di sekolah, tugas dikoordinir saja di KM, lalu titipkan di Pak Prayoga. Khusus buat Pandu XII-1, UTSnya belum, jadi Bapak tunggu Sabtu Jam 12.00 ya.... Sebagai pengganti tugas pertemuan II, Bapak akan memberikan sebuah cerita, nah... begini ceritanya:
Malam minggu yang kelabu, Bapak tidak bisa tidur nih. Lalu Bapak nonton TV saja, Bapak ingat kalau malam ini ada pertandingan Liga Inggris. Karena menurut Bapak kurang seru (lebih seru nonton ISL, apalagi kalau nanti Persib yang main), maka Bapak pindahkan channelnya ke stasion TV yang lain. Karena TV di kamar Bapak adalah TV jaman breto (tapi dah berwarna lho...), memindahkan channelnya harus manual memakai tangan (ga ada remotnya). Bapak sejenak berhenti di Metro TV yang sedang menayangkan “World Cinema” (kalau tidak salah judulnya itu “Road to Heaven”) yang pada saat itu sedang terjadi adegan dua orang pria sedang membincangkan tentang “jihad” (setelah nonton beberapa saat Bapak mengetahui jika kedua Pria itu adalah kakak beradik bernama Amrozy dan Ali Imran). Wah ternyata film ini menceritakan tentang sepak terjang kelompok Hambali, Dr. Azhari, dan Noordin M. Top. Akan tetapi di sini Bapak tidak akan membahas tentang “jihad”-nya. (maklum Bapak mah lulusan pesantren, tapi pesantren kilat /SANLAT...he..he...).
Setelah menonton film tersebut, Bapak tahu mengapa Mukhlas menjadikan Bali sebagai target pengeboman pertama di Indonesia. Alasannya simpel dan sangat kekanak-kanakan. Ketika Mukhlas dan Noordin M.Top akan memasuki lift di sebuah hotel di Thailand, mereka melihat seorang bule berada di dalam lift yang akan mereka naiki. Bule tersebut menatap dan tertawa sinis melihat Mukhlas dan M. Top yang mengenakan jubah putih, bersorban, dan berjanggut. Melihat si bule memperlakukan Mukhlas dan M. Top seperti itu, hati Mukhlas langsung ketus. Mukhlas melihat si bule tersebut mengenakan kaos oblong yang bertuliskan “ I LOVE BALI “. Nah dari peristiwa itulah lalu Mukhlas menetapkan Bali sebagai target pemboman yang pertama di Indonesia. Sungguh tidak masuk akal kan....
Anak-anakku yang Bapak banggakan Bapak merasa ada kejanggalan dari berbagai peristiwa pengeboman di tanah air, yaitu:
1. Mereka para pelaku pengeboman menyatakan bahwa musuh mereka adalah Amerika, akan tetapi mengapa harus Indonesia yang mereka obrak-abrik? Mengapa tidak langsung saja Negara Amerika yang mereka obrak-abrik?
2. Pemimpin kelompok mereka (Dr. Azhari dan Noordin M. Top) adalah warga negara Malaysia yang sampai saat ini masih mengalami ketegangan dengan Indonesia.
3. Pasca Bom Bali meledak, iklan-iklan pariwisata “visit Malaysia” begitu gencar diiklankan. Dan masih ingat dalam ingatan kita ketika Hotel Ritz Carlton dan Hotel Hilton diledakkan beberapa bulan yang lalu sehingga mengakibatkan Klub sepak bola Inggris (MU) batal berlaga di Indonesia. Sementara itu Malaysia seakan berpesta menyambut dan menyaksikan MU berlaga di Malaysia.

Nah... kira-kira begitu ceritanya. Perlu diketahui bahwa isu terorisme setidaknya telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Terlebih lagi isu ini telah mencemarkan nama baik Islam di mata dunia. Akan tetapi Bapak tegaskan di sini bahwa, “Islam bukanlah agama yang mengajarkan kekerasan, apalagi tidak pada tempatnya. Jihad adalah tingkat keimanan tertinggi bagi seorang muslim.” Oleh karena itu, Bapak harap agar kalian bisa menjadi warga negara yang cerdas (Smart Citizen). Agar kalian tidak dibodohi oleh doktrin-doktrin yang sesat dan menyesatkan. Seorang warga negara yang cerdas harus mempunyai pemikiran yang bersih.
Anak-anak, sampai di sini dulu pertemuan kita kali ini. Semoga kalian dapat menjadi warga negara yang baik, cerdas, dan berkarakter. Amin....
Sampai jumpa minggu depan di blog yang sama.

Wa’alaikum salam WR. WB.

7 comments:

Gilang Satria Dirgantara said...

Mohon Maaf atas komentarnya yang belum sempat Bapak balas... karena Bapak tidak setiap hari online via PC...

dira^ said...

aminn ...

ouw berarti mlaysia tertawa diatas penderitaan orang banyak (Indonesia khususnya)

draba said...

pa,,,
seharuzý kita tuhhh perang ma cpa att?????
bkný orng yg melecehkan kita harus di perangi .......!!!!
terutama jika orang ntu melecehkan islam....

Gilang Satria Dirgantara said...

Dira: bisa jadi begitu.. Tapi wallohu'alam... Yg jelas bnyk skali tindakan Malaysia yg merugikan bangsa qta.. Draba:yang harus kita perangi adalah segala bentuk kezhaliman....Akan tetapi ingat"Islam tidak mengajarkan peperangan". Kecuali umat Islam telah diperangi...Barulah dalam kondisi sprti itu wajib Jihad fiisabilillah... Nah yg jadi masalah,saat ini umat Islam lebih banyak diperangi dari segi pemikirannya.. Dengan demikian, yg harus dilakukan oleh umat islam saat ini adalah...Memeranginya kembali dengan pemikiran yang cerdas...

Gilang Satria Dirgantara said...

Oiya bagi yang belum sempat hadir di sekolah tiap Sabtu (masih PKL),tugas remedial & tugas BAB II bisa dikirim via pesan facebook...Jangan lewat email... Bapak jarang buka email..

100km/jam said...

maaf kami ikut nyimbrung sejenak
fiLm itu siaran uLang pak..kami sudah Liat sbLumnya di channeL yg sma 3buLn seteLah pegeboman tsb..
menurut kami(boLehkan kami kasih kabar burung mengenai cerita tsb hahahh)
gara" diliatin dari gaya pakaian si ke 2 teroris itu bisa juga ketus kya org aja...tapi si buLe ada bagus nya juga sih,,jadi ke 2 org tsb bisa membuat tajuk rencan di mata dunia...mengenai INA terkenal dgn biang t.....s pis bukan mksd Loh tapi kn ke 2org tsb dihasut OLh org mLysia yg skrg sudah jadi bangke...pis juga ^_^
saLAm supeR...100km/jam

draba said...

bener pa bisa lewat pesan melalui FB...?????
klo ia ntar draba kirin tgs yg ke 2,,,,,